June 24, 2024

Amerika Serikat, Israel dan Hamas sedang mendekati kesepakatan tentatif yang dapat menghasilkan pembebasan puluhan sandera yang ditahan di Gaza, kata sebuah sumber kepada The Washington Put up pada hari Sabtu.

Berdasarkan perjanjian yang ditengahi AS ini, Israel dan Hamas diperkirakan akan membekukan semua operasi tempur selama lima hari sementara sekitar 50 sandera dibebaskan setiap 24 jam. Diyakini ada complete sekitar 239 sandera yang ditahan di Gaza, menurut laporan tersebut Pos. Jeda tersebut, yang akan dipantau melalui pengawasan dari atas, juga akan membantu masuknya bantuan kemanusiaan.

Garis besar kesepakatan tersebut dirancang di Doha, Qatar, dalam beberapa minggu terakhir oleh mediator Qatar yang mewakili tiga pihak yang terlibat dalam konflik, The Washington Put up melaporkan.

Para sandera kemungkinan akan mulai dibebaskan dalam beberapa hari ke depan, sambil menunggu penutupan perjanjian. Kemungkinan Israel menyetujui jeda tersebut masih belum jelas dalam beberapa pekan terakhir.

Juru bicara Gedung Putih mengatakan kesepakatan belum tercapai, namun masih berupaya mencapainya.

“Kami belum mencapai kesepakatan, namun kami terus bekerja keras untuk mencapai kesepakatan,” Adrienne Watson, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, diposting pada X.

Pada 7 Oktober, kelompok militan yang berbasis di Gaza melancarkan serangan mendadak terhadap Israel. Sebagai pembalasan, Israel melancarkan serangan udara ke wilayah tersebut dan menyatakan perang. Selama lebih dari sebulan, Israel terus menyerang Gaza dengan harapan bisa melenyapkan Hamas, yang sejak itu menyandera beberapa warga Israel.

Pekan lalu, sekitar 20.000 orang, termasuk keluarga para sandera Israel dan para pendukung mereka, melakukan aksi unjuk rasa selama lima hari ke Yerusalem untuk menekan pemerintah Israel agar mengambil tindakan guna memulangkan para sandera. Reuters melaporkan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah melakukannya didorong kembali karena tekanan yang meningkat – termasuk dari AS – untuk menghentikan pertempuran, menegaskan bahwa Israel akan terus “berjuang dengan sekuat tenaga” kecuali sandera mereka dibebaskan.

Seorang pejabat AS mengatakan awal bulan ini bahwa “jeda yang cukup signifikan” akan diperlukan untuk mengambil sandera, serupa dengan jeda skala kecil yang dilakukan pada bulan Oktober yang memungkinkan dilakukannya penyelamatan. pembebasan dua sandera Amerika dipegang oleh Hamas.

Presiden Joe Biden belum menyerukan gencatan senjata mengatakan awal bulan ini bahwa “jeda kemanusiaan” diperlukan untuk menyandera dan mengatasi krisis di Gaza, terutama ketika jumlah korban jiwa warga Palestina melampaui 11.000 dan terus meningkat, CNN melaporkan.


Supply Hyperlink : [randomize]